Rancangan Acak Kelompok (RAK)

 

Laporan Praktikum

Rancangan Acak Kelompok (RAK) 




Oleh:
TRIA SYAH PUTRI (2205104010xxx)
Nomor Komputer 15

Program Studi Peternakan , Fakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala
Darussalam, Banda Aceh
2024


TINJAUAN PUSTAKA

A. Definisi Umum

  Rancangan Acak Kelompok (RAK) adalah  suatu  ranangan acak yang dilakukan dengan mengelompokkan  satuan  percobaan  kedalam  grup-grup  yang  homogen yang dinamakan kelompok dan kemudian menentukan perlakuan secara acak di dalam masing-masing kelompok. Pengelompokan digunakan untuk usaha memperkecil galat, dan untuk membuat kragaan satuan-satuan percobaan di  dalam masing-masing kelompok sekecil mungkin sedangkan perbedaan antar kelompok sebesar mungkin.

    Jika  pada  RAL  satuan  percobaan  yang  digunakan  harus  homogen  maka  pada RAK  tidak perlu homogen, dan untuk ketidak homogenan tersebut akan dikelompokkan menjadi satuan-satuan yang mendekati homogen, dengan demikian dapat dikatakan bahwa tujuan dari pengelompokkan adalah untuk  menjadikan keragaman dalam kelompok menjadi sekecil mungkin dan keragaman antar kelompok sebesar mungkin. 

Penggunaan RAK : 

  • Banyak digunakan dalam percobaan di lapangan. 
  • Arah kesuburan tanah hanya ke satu arah saja. 
  • Unit percobaan dibagi menjadi beberapa blok, jumlah blok sama dengan jumlah ulangan. Tiap blok dibagi menjadi plot-plot, dan jumlah plot tiap blok sama dengan jumlah perlakuan. Jadi tiap blok mengandung semua perlakuan yang diberikan. 
  • Adanya blocking maka akan terdapat “heterogenitas” antar blok, dan dalam satu blok akan diperoleh “homogenitas” yang relatif tinggi. 
  • Randomisasi perlakuan dilakukan pada masing-masing blok secara terpisah, karena tiap blok harus mengandung semua perlakuan serta kondisi dalam suatu blok harus relatif homogen.        

B. Kelebihan dan Kekurangan RAK

Kelebihan penggunaan RAK: 
  1. Analisis statistik dari data yang diperoleh dengan RCBD masih bersifat sederhana. 
  2. Apabila andaian gradien satu arah dipenuhi yang satu dengan yang lain, RALK memberikan presisi dan efisiensi lebih tinggi dibanding RAL. 
  3. Jika ada satu atau dua data yang hilang (secara statistik tidak memenuhi syarat) analisis masih dapat dilanjutkan yaitu dengan teknik data yang hilang.
Kerugian penggunaan RAK:
  1. Apabila andaian gradien satu arah tidak dipenuhi, maka presisi dan efisiensi justru lebih rendah dibandingkan dengan RAL, yang disebabkan karena berkurangnya derajat bebas untuk error percobaan.

C. Model Matematis RAK

        Model analisis RAK adalah sebagai berikut :

Yij = μ  +  τi +  βj +  εij
Dimana
 Yij     :nilai pengamatan pada perlakuan ke – i kelompok ke – j
   μ     : nilai tengah umum
   τi     : pengaruh perlakuan ke - i
   βj    : pengaruh kelompok ke - j
   εij    : galat percobaan pada perlakuan ke-i & kelompok ke-j
   p     :  banyaknya perlakuan
   r      : banyaknya kelompok / ulangan


DATA RANCANGAN ACAK KELOMPOK (RAK)


ANALISIS


Langkah 1. Jalankan software SPSS untuk memulai membuat kerangka pengolahan. Ketika membuka program SPSS, akan ada dua windows yang muncul yang pertama untuk Data dan yang kedua yaitu untuk Output setelah menganalisis.

Langkah 2. Isilah kolom Name dengan perlakuan, ulangan dan hasil pada Variable View.

Langkah 3: Selanjutnya pada kolom Decimals disesuaikan berapa banyak desimal yang akan digunakan.

Langkah 4 : Selanjutnya kolom Label diisi sesuai yang kita amati pada skripsi, seperti gambar di bawah ini.

Langkah 5 : Mengisi bagian Values dimana : 

a. Klik  Values Perlakuan dengan mengisi kotak Value dengan angka dan kotak Label dengan kode perlakuan yang diamati pada skripsi seperti pada gambar sampai semua perlakuan dimasukkan lalu klik OK.

b. Klik Values Kelompok dengan mengisi kotak Value dengan angka dan kotak Label dengan kode kelompok yang diamati pada skripsi seperti pada gambar, kemudian klik Add dan seterusnya sampai semua perlakuan dimasukkan lalu klik OK.

Langkah 6. Kemudian Klik Data View pada bagian bawah, lalu masukkan data sesuai dengan data yang tersedia, seperti pada gambar di bawah ini.

Langkah 7. Selanjutnya untuk menganalisa data dilakukan dengan klik menu Analyze  General Linear Model  Univariate.

Langkah 8. Pada Dependent Variable diisi dengan “Hasil” dengan cara meng-klik (import) tanda panah ditengah kedua kolom dan pada Fixed Factor diisi dengan "Kelompok" dan “Perlakuan”  dengan cara yang sama.

Langkah  9. Klik Model  Custom  Lalu pilih Main Effect  import " Kelompok" dan “Perlakuan” dari kolom Factors & Covariates ke kolom Model  Continue.

Langkah 10. Untuk melakukan uji lanjut, maka pilih Post Hoc. Klik Post Hoc  import " Kelompok" dan “Perlakuan” dari kolom Factors ke kolom Post Hoc Tests for  pada kolom Equal variances Assumed, checklist jenis uji lanjutan yang akan digunakan sesuai dengan kebutuhan dan tujuan misalnya LSD, Tuckey dan Duncan  Continue  Ok.

Langkah 11. Klik EM Means dan kemudian pindahkan bagian (OVERALL) "Kelompok" dan "Perlakuan" ke kolom Display Means for, seperti pada gambar di bawah ini  Continue.

Langkah 11. Selanjutnya Klik Option, lalu pada bagian Display → Klik Bagian Desciptive Statistics dan Homogeneity Tests  Klik Continue.

Langkah 12. Setelah itu → Kembali ke kotak univariate Klik Ok. Selanjutnya akan muncul lembaran Output.


OUTPUT



YOUTUBE



REFRENSI

https://putrimayananingse.blogspot.com/2024/03/rancangan-acak-kelompok-rak.html

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Rancangan Acak Lengkap Faktorial (RALF)